DISTRIBUTOR CRYSTAL X ASLI BANDUNG

Rose V Minuman Kesehatan Wanita

rose v minuman kesehatan wanita
Rose V adalah merk minuman herbal kesehatan khusus untuk kaum wanita. Rose V terbuat dari enam jenis tanaman herbal yang masing-masingnya memiliki sejumlah khasiat kesehatan yang sudah terbukti baik secara empiris maupun ilmiah. Rose V aman dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami yang aman. Rose V memiliki manfaat mengatasi bau tak sedap yang disebabkan penyakit keputihan, memulihkan elastisitas organ intim wanita serta mencegah kanker serviks. Rose V sangat baik digunakan oleh penderita keputihan maupun untuk perawatan organ intim secara rutin agar tetap rapet, kencang dan bebas bau. Saat ini Rose V diedarkan oleh PT Natural Nusantara (Nasa) melalui jaringan distribusinya di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Komposisi Rose V

Manjakani (Quercus infectoria)
Manjakani (Quercus infectoria) merupakan jenis tumbuhan yang tumbuh di kawasan Asia, termasuk Turki, Suriah, Indonesia, Malaysia, India, dan Iran. Tanaman yang merupakan spesies dari Quercus ini banyak digunakan dalam dunia pengobatan di Asia. Tumbuhan yang memiliki tinggi 4 sampai 6 kaki ini memiliki sejumlah kandungan zat, antara lain :

- zat antidiabetik,
- antitremorin,
- anastesi lokal,
- anti virus,
- anti bakteri,
- anti jamur,
- larvasida, dan
- anti inflamasi.

Tanaman manjakani bermanfaat untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa, pria maupun wanita. Khusus untuk kaum hawa, manjakani sangat baik digunakan untuk mengatasi bau tak sedap pada organ intim. Disamping itu, manjakani juga dapat mengatasi bakteri ataupun jamur yang sering berkembang pada bagian tubuh terpenting kaum wanita tersebut.

Kunci Pepet (Kaempferia angustifolia, Roscue)
Kunci pepet (Kaempferia angustifolia Roscoe) memiliki sejumlah manfaat, diantaranya adalah sebagai salah satu ramuan jamu pasca melahirkan yang sering digunakan dalam tradisi pengobatan Jawa. Kunci pepet merupakan tanaman suku Zingiberaceae yang rimpangnya mengandung minyak atsiri. Meskipun memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan, tanaman kunci pepet masih belum banyak dibudidayakan. Disamping minyak atsiri, kunci pepet juga memiliki kandungan lain seperti alkaloid, sapomin dan polifenol. Umbi kunci pepet sering digunakan sebagai obat disentri, obat mencret dan pelangsing tubuh. Sementara bunganya dipakai untuk memperbanyak air susu ibu.

Kacip Fatimah (Labisia pumila L.)
Kacip Fatimah (Labisa pumila) merupakan tanaman khas daerah tropis yang banyak tumbuh di kawasan hutan dengan ketinggian 150 meter diatas permukaan laut. Kacip Fatimah berkembang biak melalui biji dan juga dari tunas umbi. Rata-rata tumbuhan herbal ini bisa berkembang dengan baik di daerah hutan yang lebat dengan lapisan humus tanah yang cukup tebal dan tidak mengandung terlalu banyak air. Kacip fatimah memiliki daun dengan panjang sekitar 20 cm dan buah dengan bagian pangkal tangkai berwarna merah. Ada tiga varian tumbuhan Kacip Fatimah yang sudah ditemukan hingga saat ini:

1. Labisia pumila var. Alata
2. L. Pumila var. Pumila
3. L. Pumila var. Lanceolata

Secara tradisional Kacip Fatimah biasanya digunakan untuk perawatan sistem reproduksi pada wanita pasca melahirkan, termasuk untuk mengencangkan, melumasi dan meningkatkan fungsi seksual. Disamping itu, Kacip Fatimah juga memiliki kandungan fitoestrogen dan isoflavon, yang dapat meredakan gejala menopause

Kayu Rapet (Parameria Laevigata (Juss.) Moldenke)
Kayu Rapet (Parameria Laevigata (Juss.) Moldenke) merupakan tumbuhan liar yang masuk kategori semak menjalar dengan panjang sekitar 4 meter. Kayu Rapet umumnya tumbuh di kawasan hutan dataran rendah dengan ketinggian 1.200 diatas permukaan laut. 
Kayu Rapet dikenal juga dengan nama akar gerip putih, gakeman mayit (Lampung), kayu rapet (Sunda dan Jawa), gembor (Jawa), ragen (Jawa), dan medaksi (Madura). Bagian kulit, kayu dan akar Kayu Rapet memiliki kandungan flavonoida dan polifenol, sementara daunnya mengandung saponin dan tanin. Kayu Rapet banyak dipakai sebagai obat nyeri sehabis melahirkan, obat disentri, koreng dan luka.

Daun Sirih (Piper Betle L.)
Daun Sirih (Piper Betle L.) sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Tanaman merambat ini digunakan secara luas sebagai bahan obat untuk berbagai jenis penyakit. Sirih merupakan tumbuhan khas propinsi Riau, meskipun tanaman obat (fitofarmaka) ini juga banyak ditemukan dan dimanfaatkan masyarakat secara luas di berbagai daerah lainnya di tanah air. 
Sirih digunakan untuk pengobatan karena kaya akan zat-zat yang bermanfaat secara medis. Minyak atsiri yang terdapat pada sirih memiliki kandungan minyak terbang (betlephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak. Kandungan zat-zat ini memiliki khasiat mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, serta anti jamur.

Beberapa manfaat daun sirih antara lain adalah:
- menghilangkan bau badan
- menghentikan perdarahan
- menyembuhkan luka pada kulit,
- mengatasi gangguan pencernaan
- mengencerkan dahak

Dalam industri farmasi modern, daun sirih banyak digunakan untuk pembuatan obat-obatan :
- Batuk
- Sariawan
- Bronchitis
- Jerawat
- Keputihan
- Sakit gigi karena berlubang
- Demam berdarah
- Bau mulut
- Haid tidak teratur
- Asma
- Radang tenggorokan
- Gusi bengkak
- Membersihkan mata
- Bau ketiak

Kunyit Putih (Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe)
Kunyit putih (Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian. Kunyit putih memiliki rimpang berbentuk bulat dengan warna putih, mirip kencur. Kunyit putih sering juga disebut dengan nama temu putih. 
Tanaman herbal ini banyak dipakai dalam industri parfum, pewarna makanan, maupun pada industri obat-obatan. 

Kandungan kunyit putih meliputi zat warna kuning kurkumin (diarilheptanoid). Komponen minyak atsiri dari rimpangnya terdiri dari turunan Guaian (kurkumol, kurkumenol, Isokurkumenol, Prokurkumenol, Kurkurnadiol), turunan Germakran (Kurdion, Dehidrokurdion); seskuiterpena furanoid dengan kerangka eudesman (Kurkolon). Kerangka Germakran (Furanodienon, Isofuranodienon, Zederon, Furanodien, Furanogermenon); kerangka Eleman (Kurserenon identik dengan edoaron, Epikurserenon, Isofurano germakren); Asam-4-metoksi sinamat (bersifat fungistatik). Dari hasil penelitian lain ditemukan kurkumanolid A, kurleumanolid B, dan kurkumenon.

Dalam bidang pengobatan, kunyit putih banyak dipakai untuk mengatasi kudis, radang kulit, pencuci darah, perut kembung maupun gangguan pencernaan lainnya. Kunyit putih juga efektif sebagai pembersih dan penguat (tonik) bagi wanita sesudah melahirkan. Penelitian juga memperlihatkan bahwa kunyit putih juga mempunyai kinerja antitumor, hepatoprotektif, anti-peradangan, dan analgesik.

Manfaat dan Khasiat Rose V

Manfaat dan khasiat Rose V meliputi:
- Memulihkan dan mengencangkan otot miss-v
- Menjaga kesehatan dan kebersihan miss-v
- Mengatasi bau tak sedap yang sering dialami wanita pada organ intim
- Membantu mengatasi penyakit keputihan dan gatal-gatal pada miss-v
- Menstabilkan tingkat keasaman dan menjaga kelembapan vagina
- Merawat dan membersihkan rahim setelah menstruasi dan melahirkan
- Memperkuat daya cengkram otot-otot miss-v
- Membantu mencegah munculnya kanker serviks dan kanker payudara

Cara Minum/Cara Pakai Rose V Yang Benar

Berikut adalah cara minum/cara pakai Rose V yang benar sesuai dengan petunjuk resmi dari produsen :

Cara Minum/Cara Pakai Rose V untuk keperluan perawatan:
- Diminum 1 sachet setiap malam menjelang tidur.

Cara Minum/Cara Pakai Rose V untuk keperluan pengobatan:
- Diminum 2 sachet (pagi dan malam sebelum tidur)

Untuk hasil yang lebih baik, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi apapun setelah meminum Rose V selama 1 jam berikutnya. Rata-rata khasiat penggunaan Rose V sudah bisa dirasakan setelah 3 hari pemakaian


Subscribe to receive free email updates: